Mengapa demikian? Karena kenyamanan dalam mendevelop sebuah project atau aplikasi merupakan hal yang sangat penting karena dapat berpengaruh terhadap efisiensi dan kelancaran dalam proses pembuatan project atau aplikasi.
Beberapa programmer mengaku lebih nyaman ketika mereka menggunakan sistem operasi Linux dibandingkan Windows, Karena Linux bersifat open source (terbuka) dan dapat dikembangkan lebih lanjut.
Sedangkan windows bersifat kebalikan nya, Dan cenderung tidak cocok atau tidak bersahabat dengan para programmer. Disini admin bukan membela salah satu, Tapi itu karena kenyataan nya dan admin pun sudah merasakan nya hehe..
Linux menawarkan lebih dari sekedar sebuah sistem operasi desktop, Anda sebagai seorang programmer akan menemukan sebuah versi yang sudah diatur untuk hampir semua penggunaan, Termasuk dalam hal pemrograman.
Seperti yang sudah dibahas pada awal artikel, Karena distribusi Linux yang bersifat open source (terbuka), Fungsional, dan dikemas dengan alat atau tools yang sangat bagus.
Linux menawarkan lingkungan yang berkembang atau sistem yang dapat dikembangkan lebih jauh termasuk oleh para programmer. Dan Linux juga mempertahankan kompabilitas dengan hampir dukungan untuk semua bahasa pemrograman.
Berikut 7 Distro Linux Terbaik Untuk Para Programmer dan Developer
1. Ubuntu
Di urutan pertama ada distro Linux yang bernama Ubuntu. Distro ini merupakan distro paling populer untuk semua orang termasuk para pemula sampai yang sudah berpengalaman atau pro.
Cara penggunaanya yang terbilang mudah dan tersedia banyak forum untuk bertanya jika kita mengalami masalah memang sangat cocok digunakan untuk para pemula yang baru beralih ke linux.
Admin sarankan untuk memilih menggunakan versi TLS karena cocok untuk programmer dan dukungan mencapai 5 tahun oleh pihak pengembang dan memberikan stabilitas rilis update yang tetap.
2. Debian
Debian merupakan induk dari berbagai distro linux. Debian menyediakan berbagai sistem dan tools yang luar biasa untuk keperluan programming dan developing karena apt-get dan buid-dep serta tentu saja kualitas meta data repositori dan standarisasi yang diterapkan pada sumber atau membangun kohesi untuk setiap rilis secara keseluruhan.
Tetapi jika anda baru terjun atau belajar di dunia linux, Disarankan untuk tidak terlebih dahulu menggunakan distro ini karena ditujukan untuk mereka yang sudah lama menggunakan linux atau bahasa keren nya sudah pro hehe..
Untuk yang baru pemula admin sarankan untuk menggunakan distro Ubuntu seperti yang sudah dijelaskan di urutan pertama.
3. Arch Linux
Arch Linux dirancang untuk anda yang suka menggunakan linux tanpa ribet, Serta cocok untuk seorang programmer maupun developer.
Dalam linux ini kita akan disuguhkan oleh tampilan yang minimalis namun tetap nyaman untuk digunakan.
Ini memungkinkan anda dengan mudah mempelajari source code yang ada, memodifikasi dan membangun sendiri disesuaikan dengan paker yang tersedia, Serta disesuaikan dengan kebutuhan yang ada.
Dan hebatnya lagi Arch Linux bisa dimodifikasi untuk keperluan penetration testing, Ini berguna untuk menguji bug atau ketahanan aplikasi yang sedang anda buat yang berbasi web maupun dekstop app.
Anda tinggal pilih paketnya saja untuk diterapkan pada Arch Linux milik anda. Untuk segi update sistem dari tim pembuatnya, Distro ini sangat cepat serta repositori ini selalu up to date. Instalasi cukup satu kali dan setiap kali versi baru dilepaskan yakni setiap awal bulan.
4. Fedora
Jika anda pecinta open source, Distro ini merupakan pilihan paling sempurna. Bahkan sang pencipta linux yakni Linus Torvalds lebih menyukai Fedora dibandingkan Debian ataupun Ubuntu.
Distro ini adalah platform yang sangat ramah untuk digunakan. Fedora sendiri didukung oleh RedHat, Anda dapat menjalankannya dengan tenang tanpa harus takut ada permasalahan saat proses menjalankan atau develop berlangsung.
Jika tujuan anda adalah untuk membangun perangkat lunak untuk GNU atau Linux, dan anda adalah seorang programmer yang sudah berpengalaman, Maka distro Fedora sangat cocok untuk anda.
Karena cukup mudah untuk mengatur lingkungan pemrograman kalian. Membangun project hanya dengan beberapa perintah panggilan ke rpmbuild dan rpmlint.
5. OpenSUSE
Disto openSUSE ini terbukti cukup mumpuni. Distro ini memiliki paket basis data yang luas serta komunitas yang luar biasa untuk mengatasi minor bug sendiri. Cocok untuk anda yang seorang programmer.
Tools yang tersedia semuanya dibangun dengan sangat baik dan bekerja dengan sempurna. Salah satu keunggulan pada distro ini adalah manajemen paket YaST nya yang membuatnya mudah untuk mengotomatisasi tugas yang berbeda.
6. Manjaro
Jika anda tertarik pada Arch Linux akan tetapi ingin mencoba yang lain, Yaitu yang lebih mudah. Admin sarankan untuk menggunakan Manjaro Linux, Ini merupakan distro yang berbasis pada Arch Linux.
Satu hal lagi, Jika anda tidak ingin distro linux pemrograman kalian tidak memiliki sistem, Ada spin OpenRC untuk keperluan hal tersebut. Ini juga memiliki kegunaan untuk membiarkan anda memilih kernel realtime.
7. CentOS
Jika anda ingin menggunakan sistem operasi dengan dukungan jangka panjang, Maka perlu menggunakan CentOS. Distro ini pada dasarnya merupakan versi komunitas dari RedHat tanpa biaya atau dukungan apapun.
Karena dikompilasi dari sumber RHEL, Sebagian besar perangkat lunak komersial yang dibuat untuk RHEL dapat berjalan di CentOS. Ini yang membuat anda harus mencoba distribusi Linux bagi mereka yang mau menguji kerja sever di desktop.
Sampailah kita diakhir daripada artikel ini. Untuk anda yang merupakan seorang programmer, Rangkuman distro linux diatas merupakan yang terbaik berdasarkan ujicoba serta pengalaman dari beberapa programmer mengenai kenyamanan mereka menggunakan linux untuk keperluan programing dan developing sebuah project.
Semoga artikel ini bisa membantu, Jika suka dengan artikel ini silahkan share supaya yang lain dapat menikmati artikel ini. Terimakasih..







