Ketika kita membeli sebuah charger, Usahakan jangan asal memilih. Walaupun cocok dengan HP kita tentunya bukan jaminan bahwa charger tersebut bakal awet. Baik untuk chargernya sendiri, Ataupun bahayanya dapat merusak komponen hardware pada HP kita nantinya.
Charger yang memiliki kualitas bagus pun belum tentu cocok untuk HP kita. Misalnya kita membeli sebuah charger jenis Quick Charger, Tapi HP kita belum mendukung teknologi quick charger. Maka hasilnya pun akan tetap sama, HP tetap lama ketika di cas.
Lalu Bagaimana Tips Memilih Charger HP yang Bagus dan Berkualitas?
Sebelum kita membeli charger yang baru, Kenali terlebih dahulu cara kerja dan standarisasi dari charger HP yang beredar, Khusus nya di Indonesia. Sebenarnya apasih fungsi dari charger itu sendiri? Mengisi daya baterai HP kita. Ya memang itulah fungsinya.
Tapi yang dimaksud dalam artikel ini adalah fungsi dari charger itu sendiri yang lebih mendalam. Yaitu memiliki sebuah fitur menurunkan dan merubah arus listrik dari PLN menjadi sebuah daya untuk baterai HP kita.
Di Indonesia sendiri yang memiliki standarisasi voltase sebuah charger yakni 220V. Jika diperhatikan, Sebuah charger akan memiliki keterangan seperti pada gambar diatas.
Pada gambar diatas, Menunjukan input dan output dari charger tersebut yang mempu mengalirkan arus. Untuk memilih charger HP yang bagus dan berkualitas, Kalian bisa perhatikan acuan seperti keterangan yang tertera pada charger.
Membaca Keterangan pada Charger HP.
Input: 100-240V~50/60Hz
Yang artinya, Charger HP ini mampu bekerja pada arus listrik antara 100v sampai dengan 240v. Karena di Indonesia PLN menggunakan standarisasi 220v, Charger ini bisa digunakan diantara angka volt tersebut. Dan tidak boleh melebihi standarisasi 240v, Jika melebihi maka charger akan rusak.
Sedangkan pada frekuensi menunjukan kurang lebih 50 sampai 60Hz (Hertz). Yang artinya charger dapat digunakan di frekuensi 50Hz sampai dengan 60Hz. Sedangkan frekuensi standar PLN berada di frekuensi 50Hz. Jadi charger tersebut termasuk memenuhi kriteria.
Output: 5V-2000mA/maH (Miliampere Hour)
Melihat dari keterangan tersebut, Kita dapat menyimpulkan voltase yang telah diubah. Dari yang semula Input 220V menjadi 5V dan arus menjadi kurang lebih sekitar 2000mA.
Dengan mengetahui spesifikasi yang ada dalam charger. Lalu bagaimanakah cara mengetahui apakah charger yang akan kita beli cocok dengan HP kita? Supaya sesuai, Perlu kita ketahui juga spesifikasi baterai yang ada di HP kita supaya cocok dengan charger yang akan kita beli.
Didalam sebuah baterai HP biasanya tertulis 3,7v yang artinya minimum voltase ke HP. Supaya bisa mengisi daya baterai dan kapasitas ampere dengan ditandai sebagai contoh 2600mA.
Jadi, Ketika kita memiliki HP dengan kapasitas baterai 3,7V-2600mAh. Yang di charger menggunakan charger 5V-2000mAh maka akan jauh lebih cepat pengisiannya. Daripada menggunakan charger dengan 5V-1000mAh. Disinilah peran ampere (mA) yang menentukan kecepatan isi ulang daya pada HP kita.
Apakah semakin besar nilai ampere (mA) pada sebuah charger maka akan semakin bagus? Tidak juga, Karena ada juga HP yang justru akan mengalami panas berlebih ketika di cas menggunakan jenis charger yang memiliki mA besar. Hal ini dikarenakan tegangan berlebihan yang bisa saja memperpendek umur baterai.
Tips Memilih Charger HP yang Bagus dan Berkualitas
Untuk mengetahui apakah charger yang kita pilih memiliki real ampere. Kita bisa menggunakan aplikasi Ampere khususnya untuk HP android. Dengan aplikasi yang bisa kita download dari google play store, Kita bisa mengetahui informasi mengenai pengisian daya. Hasil tes yang admin coba menghasilkan informasi sebagai berikut ini.
Melihat informasi diatas, Menggunakan charger abal-abal atau bukan yang ori seharga 40ribuan. Yang tertulis disana adalah 2A, Terlihat dari informasi diatas menunjukkan nilai 1500mA atau 1,5A. Seharusnya bisa mendekati nilai real jika chargernya memiliki kualitas yang bagus.
Dari penjelasan singkat diatas, Kita bisa simpulkan untuk memilih charger HP yang berkualitas bagus. Pilihlah yang sesuai dengan spesifikasi yang mampu mengimbangi dan cocok untuk HP kita.
Kualitas yang bagus tentunya juga sebanding dengan harga charger. Pilihlah merk charger yang memiliki reputasi bagus dan kualitas yang bagus, Serta garansi yang jelas. (Seperti Vivan, Dellcell, dan lainya).
Artikel terkait yang banyak dibaca: HP Tidak Bisa Di Cas atau Tidak Mengisi? Ini Cara Mengatasinya.
Artikel terkait yang banyak dibaca: HP Tidak Bisa Di Cas atau Tidak Mengisi? Ini Cara Mengatasinya.
Permasalahan yang sering terrjadi yang berhubungan dengan charger
Pengisian yang terlalu lama
Permasalahan ini disebabkan karena nilai ampere disuatu charger telalu kecil sedangkan kapasitas baterai yang besar. Permasalahan yang lain bisa disebabkan juga oleh kabel USB. Untuk menyelesaikannya kita bisa mencoba mengganti kabel USB ke yang lebih bagus kualitasnya.
HP error layar sentuh berjalan sendiri ketika di charger
Jika kondisi seperti ini, Ini terjadi akibat ampere dari charger yang terlalu besar atau juga terlalu kecil. Maka akan tidak stabil sehingga mengakibatkan layar HP berjalan sendiri. Coba ganti dengan adapter charger yang lain untuk mengatasinya.
Itulah artikel yang dapat admin rangkum dan sajikan yang tentunya semoga bisa membantu kalian dan dapat kalian terapkan ketika hendak membeli sebuah charger yang baru untuk HP kalian. Supaya mendapatkan kualitas yang bagus dan benar-benar cocok dan sesuai dengan HP kalian. Terimakasih..


