Kalau pernah, bisa jadi akun medsos milikmu sudah diretas atau kena hack oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab! Apabila peretas memanfaatkan medsos-mu untuk melakukan tindak penipuan, tentu bukan hanya teman atau sanak famili yang dirugikan. Namun, kamu sebagai pemilik akun juga pasti akan diminta bertanggung jawab oleh mereka meskipun bukan kamu yang menipu. Seram bukan? Hihi
Nah buat kamu pengguna platform media sosial Instagram, ada kabar gembira nih buat melindungi akunmu supaya tidak digunakan secara tidak bertanggung jawab oleh penjahat siber.
1. Pemulihan Akun
Instagram telah melakukan beberapa serangkaian uji coba untuk memudahkan pengguna mengambil alih akun mereka yang sudah diretas tersebut. Dikutip dari keterangan resmi dari official Instagram, untuk bisa menggunakan fitur ini pengguna setidaknya harus mengalami dua kondisi terlebih dahulu, yaitu:
Pertama, ketika kesulitan untuk masuk (log in) ke akun Instagram miliknya meskipun tidak lupa email atau password yang digunakan saat pertama kali membuat akun. Dengan berulangkali memasukkan password yang ‘salah’ karena akun kita telah diretas tersebut, Instagram akan mendeteksi masalah yang dihadapi oleh pengguna.
Kedua, setelah mengalami hal tersebut, pengguna diminta untuk melakukan tap atau klik pada ‘Masalah saat log in?’ pada halaman ‘Lupa kata sandi?’.
Setelah dua hal tersebut dilalui, sistem akan meminta pengguna untuk memasukkan beberapa informasi pribadi, seperti alamat email dan nomor telepon yang terasosiasi atau terhubung dengan akun Instagram tersebut. Atau bisa juga alamat email maupun nomor telepon yang digunakan saat ketika pertama kali mendaftar Instagram.
Kemudian setelah itu, Pihak Instagram akan mengirimkan sebuah kode autentikasi 6 angka acak ke kontak informasi yang telah pengguna pilih, sehingga memungkinkan kamu untuk mengambil alih kembali untuk akses akun milikmu yang sudah diretas sebelumnya.
2. Mencegah peretasan ulang
Ketika pengguna telah berhasil kembali mengakses akun miliknya yang sudah diretas pada saat sebelumnya, Instagram akan melakukan beberapa langkah upaya tambahan untuk memastikan kembali supaya peretas tidak dapat menggunakan kode yang dikirimkan ke alamat email maupun nomor telepon pengguna untuk mengakses akun lagi dari perangkat yang berbeda.
Melalui uji coba fitur ini, pengguna dapat memulihkan kembali akun mereka meskipun informasi akunnya, seperti nama akun atau kontak informasi yang terasosiasi dengan akun pengguna, telah diubah oleh peretas.
Sejauh ini, belum semua pengguna bisa menggunakan fitur tersebut karena masih dalam tahap uji coba oleh pihak Instagram. Namun, pihak Instagram berjanji untuk mempercepat tersedianya fitur ini sehingga dalam beberapa bulan ke depan bisa digunakan oleh lebih banyak pengguna guna memulihkan akun mereka yang sudah diretas langsung dari aplikasi.
Selain itu, pihak Instagram juga berani menjamin bahwa nama akun pengguna tidak akan dapat diambil alih oleh orang lain setelah terganti selama beberapa saat. Dalam dibeberapa kasus peretasan akun bisnis maupun figur publik, fitur ini dapat mencegah munculnya akun palsu di platform tersebut.
Di era kemajuan digital seperti sekarang ini, ternyata bukan tentang hanya kemudahan dan seru-seruan saja yang ditawarkan oleh teknologi. akan tetapi dibaliknya juga bersembunyi oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi dari aktivitas kita di medsos.
Nah dari pada kamu terus-terusan memanfaatkan teknologi hanya untuk bermain media sosial, coba deh buka getukdigital.com. Disitu kamu bisa belajar bagaimana caranya membangun bisnis toko online dan tentunya itu dapat membantu kamu untuk mendapatkan penghasilan utama kamu hanya dengan bermain sosial media.
