Masherul.Com - Sistem Operasi adalah perangkat lunak (software) yang berfungsi sebagai antarmuka dan pengatur semua sumber daya pada perangkat komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka.
Sebelum ada sistem operasi, komputer hanya menggunakan sistem sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulannya masing-masing.
Sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya. Contoh sistem operasi modern adalah Linux, Android, iOS, Mac OS X, dan Microsoft Windows.
Nah pada artikel ini akan dibahas beberapa sistem operasi Linux buatan anak bangsa. Penasaran apa saja? yuk simak ulasan dibawah ini.
Sistem Operasi Karya Anak Bangsa
1. BlankOn (https://blankon.id/)
Dikembangkan oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia dan Tim. Dirancang dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan pengguna komputer di Indonesia. Distro ini termasuk Top 100 dunia.
2. IGOS Nusantara (http://igos-nusantara.or.id/)
Dikembangkan pertama kali tahun 2006, oleh Pusat Penelitian Informatika LIPI dan dibantu dari komunitas open source di Indonesia.
3. TeaLinux OS (http://tealinux.org/)
TeaLinuxOS adalah distro Linux turunan Ubuntu yang dikembangkan oleh Dinus Open Source Community (DOSCOM) dan kawan-kawan yang berorientasi dengan pemrograman.
4. Kuliax (http://kuliax.net/)
Distro ini dikembangkan dengan tujuan pendidikan, penelitian dan perguruan tinggi. Berbasis Debian dan tentunya memiliki aplikasi open source intuk kebutuhan pendidikan.
5. Dewa Linux
Sistem operasi ini di desain mirip sekali dengan Windows. Menggunakan basis Ubuntu 9.04, cuma sayang banget, Dewa Linux tidak ada update dan kurang populer.
Itulah beberapa daftar sistem operasi karya anak bangsa yang tentunya dibuat untuk memudahkan para user Linux yang ada di Indonesia.
Bagaimana apakah kamu tertarik untuk mencobanya juga?
